Gadis Hotel
Guyonnan Gusdur
Seorang gadis, hitam manis, duduk di sebuah bar.
"Permisi, boleh saya mentraktir Anda minum?" tawar seorang laki-laki muda menghampirinya.
"Apa ke hotel?" teriak si gadis.
"Bukan, bukan. Jangan salah paham. Saya hanya menawari minuman ...."
"Kau meminta aku menemanimu ke hotel?" teriak si gadis lebih keras.
Merasa ditolak, dengan perasaan malu, laki-laki muda itu beringsut dan duduk di sudut ruangan. Semua orang di bar menatap laki-laki dengan sinis dan mencibir.
Beberapa menit kemudian, si gadis menghampiri si laki-laki muda itu.
"Maafkan saya. Saya sedang menyamar. Sebenarnya, saya adalah seorang mahasiswi psikologi yang sedang mempelajari tingkah laku manusia di situasi yang tidak dikehendakinya."
Si laki-laki menatap dengan tampang dingin. Kemudian berteriak dengan amat kerasnya, "Berapa? Dua ratus ribu???" (//mbs)
*Baca :
Sate Babi
Buto Cakil
Gadis Hotel, Guyonan Gusdur
Senin, 16 November 2009
Buto Cakil Pembayar Demonstran?
Buto Cakil Pembayar Demonstran?
Guyonan ala Gusdur
Punakawan selalu digambarkan sebagai kstaria. Musuhnya jelek-jelek semua, misalnya Buto Cakil. Punakawan sering diculik, dibawa berpindah dari satu tempat ke tempat lain.
Tapi, menurut Ki Tedjo, sekarang semuanya serba tak jelas. Perilaku kesatria pun tak jelas. Yang jadi Punakawan pun tak jelas. Yang disebut istana pun tak jelas. Sebab saat ini masih banyak istana, ada yang di Cendana, ada yang di sana, pokoknya di mana-mana.
"Supaya rakyat tentram, mbok ya (para elite politik) itu kalau berantem caranya yang cerdas lah. Rakyat seperti kita ini kan juga perlu tahu. Bukan begitu, Gus?"
"Sebelum tahu istananya, harus tahu dulu siapa demonstrannya," jawab Gus Dur.
"Ya sebelum tahu demonstrannya, harus tahu dulu siapa yang membayari." (//mbs)
*Baca Guyon Gusdur : Sate Babi
Sate Babi
Sate Babi
Guyonan ala Gusdur
Suatu ketika Gus Dur dan ajudannya terlibat percakapan serius.
Ajudan: Gus, menurut Anda makanan apa yang haram?
Gus Dur: Babi
Ajudan: Yang lebih haram lagi
Gus Dur: Mmmm ... babi mengandung babi!
Ajudan: Yang paling haram?
Gus Dur: Mmmm ... nggg ... babi mengandung babi tanpa tahu bapaknya dibuat sate babi!
(//mbs)
Kekebalan Tubuh Dalam Sholat Tahajjud
Jumat, 04 September 2009
Kekebalan Tubuh Dalam Sholat Tahajjud
Salat Tahajud dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Bahkan, Salat Tahajud yang dijalankan dengan penuh kesungguhan, khusyuk, tepat, ikhlas, dan kontinu dapat menumbuhkan persepsi dan motivasi positif dan mengefektifkan coping, respons emosi positif (positive thinking), dapat menghindarkan reaksi stress.
Demikian dikatakan Dr Mohammad Sholeh, pakar Salat Tahajud saat memberikan ceramah dalam acara buka bersama Serikat Pekerja Rumah Sakit Semen Gresik dengan anak yatim dan janda di aula RSSG, Jumat (4/9/2009). Menurutnya, Salat Tahajud yang menyehatkan adalah yang dilakukan secara khusyuk, ikhlas, gerakannya tepat dan istikamah.
"Dari hasil penelitiannya, membuktikan bahwa salat Tahajud dapat meningkatkan daya tahan tubuh imunologik dan untuk penyembuhan berbagai penyakit," tegas dia di hadapan para anak yatim dan janda.
Dijelaskan, Salat Tahajud yang dilakukan dengan khusyuk, ikhlas dan istikomah dapat menurunkan sekresi hormone kortisol. Dan bagi subyek yang normal secara kuantitas tercermin pada terkendalinya secresi kortisol dalam rentang 38-690 nmol/L.
Bahwa ikhlas mustahil dapat diukur dan dibuktikan secara ilmiah, melalui penelitian ini, terduga secara medis bahwa ikhlas yang dipandang sebagai suatu yang misteri itu dapat dibuktikan secara kuantitatif melalui sekresi hormone kortisol tersebut.
Sementara itu Ketua Serikat Pekerja Rumah Sakit Semen Gresik dr Rizal Leviansyah mengatakan, berbuka dengan anak yatim dan janda di sekitar rumah sakit ini dilakukan sebagai bentuk berbagi kepada sesama.
"Selain berbuka kami juga memberikan bingkisan kepada 25 anak yatim dari Yayasan Yatim dan 25 janda. Harapan kami bingkisan tersebut dapat meringankan beban saat Lebaran nanti," katanya. (fit)
Pemerintahan Parlementer
Jumat, 21 Agustus 2009
Pemerintahan parlementer
Pemerintahan perlementer juga dikenal dengan gelar pemerintahan kabinet. Dibeberapa negara istilah “pemerintahan bertanggung jawab” juga dipakai sebagai istilah parlementer. J.W.Garner mendefenisikan pemerintahan ini sebagai berikut:
Pemerintahan kabinet adalah satu system dimana executive – kabinet atau menteri dengan langsung dan secara sah bertanggung jawab kepada legislatur atau dewan atas segala kebijakan politik dan aksinya, dan menengahi juga tanggung jawabnya kepada electorate, sedangkan executivenominal: raja / ratu / president hanya ( sebagai sebutan saja ) –sebagai kepala atau lambang negara yang menduduki posisi yang tidak memiliki tanggung jawab secara bahasa.
03.06 | Label: Bisnis Internet Gratis, Cinta, Kuliah : Dualisme Dalam Filsafat, Pemerintahan Parlementer | 0 Comments
Tujuan Dan Fungsi Negara
TUJUAN DAN FUNGSI NEGARA
Menurut Charles E. Meriam tujuan Negara adalah sebagai berikut :
1. Keamanan ekstern, artinya bertugas melindungi warga negaranya terhadap ancaman dari luar.
2. Pemeliharaan ketertiban intern artinya dalam masyarakat terdapat pembagian kerja dan tanggung jawab pelaksanaan peraturan-peraturan.
3. Keadilan
4. Kesejahteraan meliputi, keamanan, ketertiban, keadilan dan kebebasan.
FUNGSI NEGARA
1. Fungsi Esensial
a. Memelihara angkatan perang untuk melindungi ancaman dari dalam dan luar.
b. Memelihara pengadilan untuk mengadili pelanggar hukum
c. Mengadakan hubungan dengan luar negeri
d. Mengadakan pemungutan Pajak.
2. Fungsi Jasa
Meliputi pemeliharaan fakir miskin dan pembangunan jalan raya.
3. Fungsi Perniagaan
Misalnya, jaminan sosial, pencegahan pengangguran, perlindungan deposito di Bank, pengusahaan kereta api, telepon, dan lain-lain.
USAHA PEMBELAAN NEGARA
Alasan Bela Negara
Alasan bela Negara adalah sebagai wujud pertanggung jawaban terhadap kedaulatan Negara.
Bentuk Usaha Bela Negara
1. Mengikuti Pendidikan Kewarganegaraan
Sebagai pelajar, belajar tentang kewarganegaraan akan mempersiapkan kita untuk mempertahankan NKRI.
2. Pelatihan Dasar Militer
Pelatihan militer adalah usaha untuk membantu TNI dan POLRI dalam menjaga keamanan dan ketertiban Negara.
3. Pengabdian Diri Sebagai Prajurit TNI dan POLRI
Sistem pertahanan Negara kita adalah pertahanan dan keamanan rakyat semesta, yaitu TNI dan POLRI sebagai komponen utama dari rakyat sebagai pendukung.
4. Pengabdian sebagai seorang Pelajar
Sebagai seorang pelajar harus belajar dengan rajin agar Negara Indonesia tidak lagi dijajah oleh Negara lain.
Proses Terjadinya Negara
PROSES TERJADINYA NEGARA
1. Terjadinya negara secara primer
Terjadinya Negara secara primer di awali dengan kesadaran manusia bahwa sebagai makluk Tuhan dia tidak mungkin memenuhi segalanya tanpa orang lain.
Contoh Negara :
- Inggris
- Belanda
2. Terjadinya negara secara sekunder
Terjadinya Negara secara sekunder, kelompok baru di sebut Negara apabila sudah memperoleh pengakuan dari Negara lain.
Contoh Negara
- Indonesia
- Timor Timur
- Palestina
UNSUR – UNSUR NEGARA
Dalam rumusan konvensi Montevideo tahun 1933 disebutkan bahwa suatu Negara harus memiliki tiga unsure penting yaitu rakyat, pemerintah, dan wilayah yang disebut sebagai unsure konstitutif di tunjang pula adanya konstitusi dan pengakuan dari Negara lain.
1. Rakyat
Rakyat diartikan sebagai sekumpulan manusia yang memiliki persamaan dan bersama-sama mendiami suatu wilayah tertentu.
2. Wilayah Negara
Wilayah Negara mutlak di perlukan untuk tempat tinggal rakyatnya dan pemerintah menjalankan pemerintahannya yang terdiri dari :
a. Daratan (Wilayah darat)
b. Perairan (Wilayah Laut)
c. Wilayah Udara
3. Pemerintah yang Berdaulat
Pemerintah adalah badan yang mengatur urusan sehari-hari yang menjalankan kepentingan – kepentingan bersama.
4. Pengakuan dari Negara Lain
Pengakuan atas terbentuknya Negara terbagi menjadi 2 yaitu pengakuan de facto dan pengakuan de iure, secara de facto Indonesia merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945, secara de iure Indonesia di akui dunia internasional sejak tanggal 18 agustus 1945.
Tokoh Filsafat Bicara Dualisme
Jumat, 24 Juli 2009
Tokoh Filsafat Bicara Dualisme
Dalam filsafat, Pythagoras adalah Dualis. Segala sesuatu diciptakan saling berlawanan: satu dan banyak, terbatas tak terbatas, berhenti-gerak, baik-buruk dsb. Empedocles setuju dengan Pythagoras, baginya dunia ini dikuasai oleh dua hal cinta dan kebencian. Plato dalam dialog-dialognya memisahkan jiwa dari raga, inteligible dari sensible.Tapi apakah dualisme itu benar-benar realitas? Atau sekedar persepsi yang menyimpang? Sebab nilai-nilai monistis (kesatuan) dalam realitas juga ada dan riel.
Heraclitus dan Parmenides mengkritik dualisme Pythagoras. Banyak itu itupun berasal dari yang satu yang abadi. Yang dianggap saling berlawanan itu sebenarnya membentuk kesatuan dan tidak bisa dipisahkan. Aristotle ikut-ikutan. Dualisme Plato juga tidak benar. Jika jiwa diartikan bentuk (form) dari raga alami yang berpotensi hidup maka jiwa adalah pasangan raga. Jadi jiwa dan raga adalah suatu kesatuan. Tapi Aristotle ternyata masih dualis juga.
Ia memisahkan akal dari jiwa. Dalam kepercayaan kuno pun unsur monisme juga wujud. Marduk ternyata turunan dari Tiamat. Zeus dan Titan berasal dari moyang yang sama. Leviathan ternyata diciptakan Tuhan. Pemberontak Mahabharata adalah dari keluarga yang sama. Dalam agama Zoaraster, kebaikan selalu dinisbatkan kepada Ahura Mazda atau Ohrmazd sedangkan kejahatan disifatkan kepada Ahra Mainyu atau Ahriman. Tapi dalam kitab Gathas, kebaikan dan kejahatan adalah saudara kembar dan memilih salah satu karena kehendak.
Para pemikir Kristen mulanya memilih ikut Plato, tapi mulai abad ke 13 mereka pindah ikut Aristotle dengan beberapa modifikasi. Di zaman Renaissance dualisme Plato kembali menjadi pilihan. Tapi pada abad ke 17 Descartes memodifikasinya. Baginya yang riel itu adalah akal sebagai substansi yang berfikir (substance that think) dan materi sebagai substansi yang menempati ruang (extended substance). Teori ini dikenal dengan Cartesian dualism.
Tujuannya agar fakta-fakta didunia materi (fisika) dapat dijelaskan secara matematis geometris dan mekanis. Kant dalam The Critique of Pure Reason mengkritik Descartes, tapi dia punya doktrin dualismenya sendiri. Pendek kata Neo-Platonisme, Cartesianisme dan Kantianisme adalah filsafat yang mencoba merenovasi doktrin dualisme. Tapi terjebak pada dualisme yang lain.Perang antara monisme dan dualisme, sejatinya adalah pencarian konsep ke-esaan-an (tawhid). Peperangan itu digambarkan dengan jelas oleh Lovejoy dalam bukunya The Revolt Against Dualisme.
Fichte dan Hegel, misalnya juga mencoba menyodorkan doktrin monisme, tapi bagaimana bentuk kesatuan kehendak jiwa dan raga, tidak jelas. Nampaknya, karena arogansi akal yang tanpa wahyu (unaided reason) maka monisme tersingkir dan dualisme berkibar. Jiwa dan raga dianggap dua intitas.Seorang dualis melihat fakta secara mendua. Akal dan materi adalah dua substansi yang secara ontologis terpisah. Jiwa-raga (mind-body) tidak saling terkait satu sama lain, karena beda komposisi. Akal bisa jahat dan materi bersifat suci. Atau sebaliknya, jiwa selalu dianggap baik dan raga pasti jahat. Padahal dari jiwalah kehendak berbuat jahat itu timbul.
Dalam Islam kerja raga adalah suruhan jiwa (innama al-a'mal bi al-niyyat). Karena itu ketulusan dan kebersihan jiwa membawa kesehatan raga. Dualis dikalangan antropolog pasti memandang manusia dari dua sisi: akal dan nafsu, jiwa dan raga, kebebasan dan taqdir (qadariyyah & jabariyyah). Dalam filsafat ilmu, dualisme pasti merujuk kepada dichotomi subyek-obyek, realitas subyektif dan obyektif. Kebenaran pun menjadi dua kebenaran obyektif dan subyektif.
Bahkan di zaman postmo kebenaran ada dua absolut dan relatif. Dalam Islam konsep tauhid inherent dalam semua konsep, tentunya asalkan sang subyek berfikir tawhidi. Nampaknya doktrin dualisme telah memenuhi pikiran manusia modern, termasuk pelacur itu. Pernyataan pelacur itu tidak beda dari dialog dua sejoli dalam film Indecent Proposal, "I slept with him but my heart is with you".
Seorang dualis bisa saja berpesan "lakukan apa saja asal dengan niat baik". Anak muda Muslim yang terjangkiti pikiran liberal akan berkata `jalankan syariah sesuka hatimu yang penting mencapai maqasid syariah". Kekacauan berfikir inilah kemudian yang melahirkan istilah "penjahat yang santun", "koruptor yang dermawan", "atheis yang baik", "Pelacur yang moralis", dan seterusnya. Mungkin akibat ajaran dualisme pula Pak Kyai menjadi salah tingkah dan berkata "Hati saya di Mekkah, tapi otak saya di Chicago". Dualisme akhirnya bisa menjadi perselingkuhan intelektual. Hatinya berzikir pada Tuhan tapi fikirannya menghujatNya.
===========
Stop Dreaming Start Action
Kuliah : Dualisme Dalam Filsafat
Kuliah : Dualisme Dalam Filsafat
Dualisme Dalam Filsafat
Dualisme adalah konsep filsafat yang menyatakan ada dua substansi. Dalam pandangan tentang hubungan antara jiwa dan raga, dualisme mengklaim bahwa fenomena mental adalah entitas non-fisik.
Gagasan tentang dualisme jiwa dan raga berasal setidaknya sejak zaman Plato dan Aristoteles dan berhubungan dengan spekulasi tantang eksistensi jiwa yang terkait dengan kecerdasan dan kebijakan. Plato dan Aristoteles berpendapat, dengan alasan berbeda, bahwa "kecerdasan" seseorang (bagian dari pikiran atau jiwa) tidak bisa diidentifikasi atau dijelaskan dengan fisik.
Versi dari dualisme yang dikenal secara umum diterapkan oleh René Descartes (1641), yang berpendapat bahwa pikiran adalah substansi nonfisik. Descartes adalah yang pertama kali mengidentifikasi dengan jelas pikiran dengan kesadaran dan membedakannya dengan otak, sebagai tempat kecerdasan. Sehingga, dia adalah yang pertama merumuskan permasalahan jiwa-raga dalam bentuknya yang ada sekarang.
Dualisme bertentangan dengan berbagai jenis monisme, termasuk fisikalisme dan fenomenalisme. Substansi dualisme bertentangan dengan semua jenis materialisme, tetapi dualisme properti dapat dianggap sejenis materiliasme emergent sehingga akan hanya bertentangan dengan materialisme non-emergent.
======
Stop Dreaming Start Action



